5 Tips Menulis Artikel Bagi Pemula

Bagi saya, ungkapan “Menulis Itu Mudah” adalah omong kosong. Menulis itu sulit, jika kata “menulis” itu artinya seperti ini:

  • Melahirkan pikiran atau perasaan (seperti mengarang, membuat surat) dengan tulisan
  • Aktivitas menciptakan karya tulis, seperti cerita, puisi, atau artikel
  • Tindakan atau praktik menciptakan komposisi sastra

Menulis artikel itu mudah ketika kita terbiasa menulis. Tetapi menjadi terbiasa harus dimulai dengan perjuangan memegang pensil, koordinasi otak, jiwa, rasa dengan tangan.

Membiasakan diri untuk menulis diawali dengan menyukai aktivitas menulis. Kalau sejak awal tidak suka menulis, berbagai tips menulis artikel bagi pemula pun menjadi tidak berguna.

Jika kita bisa menghadirkan rasa senang untuk menulis, rasanya seperti anak kecil yang diberi hadiah sepeda baru. Kita akan membaca sekian banyak tips menulis artikel yang ada, lalu belajar menulis dan menulis terus. Lambat laun kita akan merasa menulis itu mudah.

Bagaimana caranya supaya kita bisa merasa senang menulis?

Rahasianya sederhana: Gunakan imajinasi.

Sama seperti saat kita bermain game. Kita seolah masuk ke dunia game itu dan memainkan peran sebagai tokoh dalam ceritanya.

Agar kita bisa senang menulis, pakailah imajinasi kita. Bayangkan kita masuk ke dunia yang penuh dengan kata-kata. Kita bisa mengatur setiap kata yang ada di dunia itu. Lalu membentuknya jadi kalimat yang indah, kalimat yang sedih, ceria, marah-marah dan segala perasaan yang mungkin pernah kita alami.

Kalau kita menulis opini, bayangkan kita sedang berdebat keras dengan teman. Kalau kita menulis artikel populer yang ilmiah, bayangkan kita adalah peneliti yang sedang menyusun laporan penelitian.

Menulis itu kreativitas. Untuk memiliki keajaiban kreativitas terlebih dahulu kita harus memasuki dunia imajinasi.

Kreativitas dan imajinasi saling terkait erat. Imajinasi adalah memikirkan sesuatu yang tidak ada, sementara kreativitas adalah melakukan sesuatu yang bermakna dan selaras dengan imajinasi tersebut. Dan dengan menggunakan imajinasi, kita akan bisa menghadirkan rasa senang untuk menulis.

Tips Menulis Artikel Bagi Pemula

Untuk bisa memulai kreativitas menulis yang menyenangkan, cobalah 5 tips menulis artikel bagi pemula ini:

1. Tulis Apa yang Kita Sukai

Jika kita memusatkan tulisan hanya pada hal-hal yang kita sukai, seluruh prosesnya jauh lebih mudah dan jauh lebih menyenangkan. Berjuang untuk menulis tentang sesuatu yang kurang kita minati adalah mimpi buruk. Kata-kata tidak akan muncul secara alami dan itu akan menghabiskan terlalu banyak waktu dan energi. Sama seperti kita mencoba menulis esai tentang sebuah novel yang belum pernah kita baca.

Antusiasme kita akan muncul dengan mudah dan tulus ketika kita bersemangat dengan tulisan yang kita sukai. Ini, pada gilirannya, akan membuat pembaca terpikat pada tulisan tersebut.

2. Langgar Semua Aturan

Menulis itu bukan ilmu alam atau matematika yang punya hukum atau aturan baku. Kecuali kalau kita menulis jurnal ilmiah, tesis atau skripsi.

Jadi, jangan ragu untuk melanggar berbagai aturan penulisan “yang baik”. Abaikan saja pelajaran tata bahasa Indonesia. Jangan ragu untuk menggunakan kata-kata sehari-hari, gaya percakapan prokem, walikan, gue-elu, selama itu semua bisa membuat kita merasa senang untuk menulis.

tips menulis artikel bagi pemula

“Gaya percakapan”, itulah jenis tulisan yang bisa menghubungkan kita dengan pembaca. Itulah jenis tulisan yang bisa dibaca, dan menyenangkan untuk dibaca.

3. Jangan Membebani Diri dengan Target Menulis

Beberapa penulis terkenal membuat target harian supaya bisa membentuk kebiasaan menulis. Stephen King misalnya, dia punya target harus menulis setiap hari minimal 2.000 kata. Beberapa penulis pemula sering juga menirunya, yah meskipun gak sampai 2.000 kata, paling tidak kata mereka, “One Day One Article”.

Tapi kalau kita ingin membuat aktivitas menulis itu menyenangkan, jangan membebani diri dengan target apapun!

Kalau kita hanya mampu menulis dengan 10 kata, tuliskan saja. Kalau kita ingin menulis dengan gaya yang berbeda, lakukan saja. Kalau kita hanya mampu mengulas artikel orang lain, lakukan juga.

Toh kita bukan wartawan yang dikejar deadline harian. Kita juga bukan penulis konten yang harus menulis dengan topik-topik tertentu dan jumlah kata yang tertentu pula.

4. Buat Tulisan “listicle”

Salah satu cara terbaik untuk bisa menulis artikel yang menarik bagi pemula, adalah membuat tulisan listicle.

Apa itu listicle? Sesuai namanya, listicle adalah artikel yang disajikan dalam bentuk daftar (list).

Dalam jurnalisme dan blogging, listicle adalah bentuk tulisan pendek yang menggunakan daftar sebagai struktur tematiknya, tetapi disempurnakan dengan salinan yang mendukung dan cukup untuk diterbitkan sebagai sebuah artikel.

Tulisan listicle sering disajikan dalam urutan hitung mundur, dan item “Nomor Satu” adalah yang terakhir dalam urutan. Namun, ada kalanya penulis listicle lain tidak menggunakan format seperti itu. Sebaliknya, mereka malah menyajikan topik tanpa urutan tertentu, tapi masih mereka dapat dikelompokkan berdasarkan tema.

Misalnya artikel: 4 Tips Mengatasi Writer’s Block

5. Sisipkan Gambar Pendukung

Blogging modern sekarang ini melibatkan lebih dari sekadar kata-kata. Audiens saat ini lebih menyukai bentuk visual. Karena itu, saat menulis artikel di blog, gunakan gambar yang mendukung tema tulisan.

Masukkan infografis, ilustrasi berisi kutipan orang terkenal, atau gambar lain yang bisa membantu kita menjelaskan maksud dari artikel yang kita buat.

Kesimpulan

Buatlah segalanya menjadi menyenangkan, maka hal itu akan menyenangkan pula. Buatlah diri kita senang untuk menulis, maka menulis akan menjadi mudah.

Pikiran akan mengalir ketika kita terbiasa berpikir. Menulis mudah ketika terbiasa menulis. Tetapi menjadi terbiasa dimulai dengan perjuangan pegang pensil, koordinasi otak, jiwa, rasa dengan tangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *