Tips Mengajari Anak Seputar Pandemi Virus Corona

Infodemik, Virus yang Tak Kalah Berbahaya dengan Corona

Di tengah perlawanan menghadapi pandemi corona, dunia juga menghadapi virus yang tak kalah berbahaya, “infodemik”. istilah ini mulai digunakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak Februari 2020 untuk merujuk “banyaknya informasi mengenai masalah sehingga solusinya menjadi lebih sulit” tentang wabah COVID-19.

Seperti yang dikatakan Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus baru-baru ini, “… kami tidak hanya memerangi virus, kami juga memerangi troll dan teori konspirasi yang merusak tanggapan kami.”

Beberapa informasi yang keliru ini telah dibuat oleh orang-orang yang bermaksud baik tetapi tidak ahli dalam bidang kedokteran atau sains yang relevan. Seperti kasus yang menimpa staff khusus presiden Angkie Yudistia. Melalui unggahan di akun media sosialnya, Angkie memberi informasi yang keliru terkait virus corona COVID-19.

Beberapa infodemik juga diciptakan oleh orang-orang yang terlihat seperti memiliki keahlian, tetapi mereka juga hendak menarik keuntungan pribadi. Dan beberapa infodemik lainnya adalah disinformasi yang disengaja – informasi palsu yang sengaja disebarkan oleh aktor politik/orang tidak bertanggun jawab yang berusaha menyebabkan kerusakan sosial di masyarakat.

Sebagai orang dewasa sekaligus orangtua, kita masing-masing dapat melakukan sesuatu untuk menjaga orang-orang di sekitar kita tetap aman. Ya, ini termasuk mencuci tangan dengan benar. Ini juga termasuk memerangi informasi yang salah yang berderap di seluruh dunia.

Tips Mengajari Anak Seputar Pandemi Virus Corona

Memberi informasi yang benar seputar pandemi corona pada orang dewasa tentu berbeda perlakuannya saat kita mengajari anak-anak. Saya mengutip dari situs Centers for Disease Controls, berikut tips mengajari anak seputar pandemi virus corona dan cara mencegahnya:

  1. Tetap tenang dan meyakinkan. Ingatlah bahwa anak-anak akan bereaksi terhadap apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannya. Jadikan diri kita siap untuk mendengarkan dan berbicara.
  2. Luangkan waktu untuk berbicara. Pastikan anak-anak tahu bahwa mereka dapat mendatangi kita saat mereka ingin bertanya.
  3. Hindari bahasa yang bisa menyalahkan orang lain dan mengarah pada stigma. Orang yang terinfeksi virus corona bukan orang yang hina yang harus dijauhi.
  4. Ingatlah bahwa virus dapat membuat orang sakit, terlepas dari ras atau etnis seseorang. Hindari membuat asumsi tentang siapa yang mungkin memiliki COVID-19.
  5. Perhatikan apa yang dilihat, didengar atau dibaca anak-anak di televisi, radio, atau media online lainnya.
  6. Pertimbangkan untuk mengurangi jumlah waktu layar yang difokuskan pada berita tentang pandemi virus corona COVID-19. Terlalu banyak informasi tentang satu topik dapat menyebabkan kecemasan pada anak-anak.
  7. Berikan informasi yang jujur ​​dan akurat.
  8. Berikan anak-anak informasi yang benar dan sesuai untuk usia dan tingkat perkembangan anak. Misalnya dengan menggunakan gambar ilustrasi atau animasi.
  9. Bicaralah dengan anak-anak tentang bagaimana beberapa cerita tentang COVID-19 di Internet dan media sosial mungkin didasarkan pada rumor dan informasi yang tidak akurat.
  10. Ajari anak tindakan sehari-hari untuk mengurangi penyebaran kuman.
  11. Ingatkan anak-anak untuk menjauh dari orang yang batuk atau bersin atau sakit.
  12. Ingatkan mereka untuk batuk atau bersin ke dalam tisu atau sikunya, lalu buang tisu itu ke tempat sampah.
  13. Diskusikan tindakan baru apa saja yang dapat diambil di sekolah untuk membantu melindungi anak-anak dan staf sekolah. Misalnya peningkatan cuci tangan, pembatalan acara atau kegiatan.
  14. Ajari anak-anak untuk terbiasa mencuci tangan.
  15. Ajari mereka untuk mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik, terutama setelah meniup hidung, batuk, atau bersin; pergi ke kamar mandi; dan sebelum makan atau menyiapkan makanan.
  16. Jika sabun dan air tidak tersedia, ajari mereka untuk menggunakan pembersih tangan. Pembersih tangan harus mengandung setidaknya 60% alkohol.
  17. Awasi anak-anak ketika mereka menggunakan pembersih tangan untuk mencegah mereka menelan alkohol, terutama di sekolah-sekolah dan fasilitas penitipan anak.
tips mengajari anak seputar pandemi virus corona,pandemi virus corona,tips parenting, tips mengajari anak,tips berbicara dengan anak tentang virus corona
Berikan informasi seputar pandemi virus corona sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak (sumber: countercurrents.org)

Kita tidak harus menjadi ahli imunologi atau ahli virus untuk memainkan peran yang berguna jika kita melakukannya dengan hati-hati. Hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah memberikan atau berbagi informasi yang relevan dari sumber resmi yang sah dan kredibel.

Informasi yang salah tentang virus corona akan membuat pandemi ini jauh lebih parah dan kita semua rentan terhadapnya. Meluangkan waktu untuk berbicara dan memberi informasi yang jujur dan akurat pada keluarga adalah langkah mudah yang dapat membuat mereka aman dari bahaya paparan virus corona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *