Pentingnya Nama Domain Bagi Bisnis

Saat memberi pelatihan pada pelaku UKM Kota Batu, saya sempat bertanya pada peserta yang sudah punya website gratisan yang didapat dari fitur Google My Business. Jawabannya membuat saya tercengang sekaligus geli sendiri:

www.jual-grosir-alat-pijat-neo-dari-kayu.business.site, kira-kira seperti ini.

Saya yakin, tak hanya peserta pelatihan itu saja yang memberi nama domain bagi situs bisnis mereka dengan nama yang panjang, membingungkan dan pastinya tidak mudah diingat. Banyak pelaku usaha yang memberi nama domain situs bisnis mereka asal-asalan saja.

Manfaat Website Bagi Bisnis.

Padahal, nama domain yang baik sangat penting bagi pelaku usaha dalam konteks pemasaran digital. Pentingnya nama domain bagi bisnis ini tak lepas dari signifikansi keberadaan internet dan website untuk bisnis itu sendiri.

Di era digital sekarang, ada 3 manfaat penting mengapa setiap perusahaan harus memiliki website sendiri:

  • Lebih mudah ditemukan calon pelanggan. Di internet, ada milyaran website yang memuat berbagai macam jenis informasi. Karena itu, website penting bagi perusahaan untuk menonjolkan keberadaan mereka saat pengguna internet mencari informasi produk atau jasa secara online.
  • Menjadi lebih profesional. Adanya website bisa meningkatkan brand bisnis ke pelanggan sehingga dapat membangun kepercayaan pelanggan.
  • Memiliki sales 24/7. Dengan adanya website bisnis yang bisa diakses 24 jam, itu sama artinya dengan memiliki tenaga pemasaran yang bisa menginformasikan produk kapan pun sehingga bisa meningkatkan peluang penjualan.

Dari keseluruhan penemuan teknologi yang akhirnya membentuk internet dan website, nama domain dapat dikatakan sebagai salah satu yang paling besar dampaknya kepada dunia bisnis global. Pelaku bisnis global sudah sejak lama sadar akan nilai nama domain, lebih dari sekedar langkah pertama untuk mengelola keberadaan mereka di Internet. Di Indonesia sendiri, banyak perusahaan yang menawarkan domain murah yang bisa dimanfaatkan para pelaku usaha untuk membuat website bisnis.

Pengertian Nama Domain.

Pada mulanya, internet mengandalkan sistem alamat yang menyerupai sistem pos untuk mengirimkan data dan informasi pada komputer pada suatu tujuan spesifik. Sistem alamat ini berupa serangkaian angka yang khusus mengidentifikasikan satu komputer atau perangkat yang terhubung ke internet, yang disebut Internet Protocol Address (alamat IP).[1]

Misalnya deretan angka:

172.217.26.78

Rangkaian angka Internet Protocol diatas tentunya akan sulit diingat dan digunakan. Karena itu diciptakanlah sebuah sistem berupa nama teks yang merepresentasikan satu atau lebih alamat IP.

Deretan angka diatas jika diketikkan di browser akan mengantarkan pengguna internet menuju halaman website Google.co.id. Nama Google.co.id inilah yang kemudian disebut sebagai nama domain. Dengan kata lain, nama domain adalah versi teks dari alamat IP.[2]

Dari semula berupa deretan angka, alamat situs kini bisa dituju dengan mengetikkan rangkaian huruf dan karakter yang membentuk nama tertentu sebagai penanda alamat situs yang dimaksud.

Nama domain dalam konteks hukum di Indonesia terdapat pada Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Dalam pasal 1 ayat 20 UU ITE disebutkan Nama Domain adalah alamat internet penyelenggara negara, Orang, Badan Usaha, dan/atau masyarakat, yang dapat digunakan dalam berkomunikasi melalui internet, yang berupa kode atau susunan karakter yang bersifat unik untuk menunjukkan lokasi tertentu dalam internet.

Pentingnya Nama Domain Bagi Bisnis.

Sejalan dengan popularitas World Wide Web, kalangan bisnis merasa perlu untuk mendaftarkan nama domain yang sedapat mungkin merepresentasikan bisnis mereka. Sistem penamaan domain sendiri menganut prinsip first come first serve atau pendaftar pertama. Penggunaan nama domain di wilayah negara Indonesia sendiri diatur dalam UU ITE pasal 23 ayat (1), yang berbunyi:[3]

“setiap penyelenggara negara, orang, badan usaha, dan/atau masyarakat berhak memiliki nama domain berdasarkan prinsip pendaftar pertama”

Begitu pentingnya nama domain yang merepresentasikan bisnis membuat pelaku bisnis kemudian berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama dalam mendaftarkan nama domain yang identik dengan merek atau produk mereka. Tak jarang, pelaku bisnis rela mengeluarkan uang milyaran rupiah hanya untuk mendaftarkan nama domain yang menunjukkan identitas merek mereka.

pentingnya nama domain bagi bisnis,nama domain bagi bisnis,pengertian nama domain,nama domain,manfaat website bagi bisnis,domain untuk bisnis,domain.id,domain bagi bisnis

Popularitas dan perebutan nama domain akhirnya mengakibatkan penggunaan nama domain yang oleh beberapa perusahaan besar dianggap sebagai pelanggaran merek. Hal ini terkenal dengan nama cybersquatting, di mana seseorang mendaftarkan nama domain yang mirip atau sama dengan sesuatu merek terkenal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan melalui lalu-lintas pengunjung yang mengunjungi alamat bersangkutan.

Sengketa Nama Domain Bagi Bisnis Senilai 100 milyar Rupiah.

Di Indonesia, kasus cybersquatting yang terkenal dan menjadi contoh pentingnya nama domain bagi bisnis bisa kita lihat pada kasus sengketa nama domain www.mustika-ratu.com pada tahun 2000. Sebelumnya, Mustika Ratu telah memiliki nama domain Mustika-Ratu.co.id sejak 5 September 1996. Pada 7 September 1999, Chandra Sugiono, mantan General Manager PT. Martina Bertho mendaftarkan nama domain “mustika-ratu.com”. Dengan beranggapan bahwa nama domain Mustika-Ratu.com sebagai merek dan ternyata telah diambil oleh pihak seterunya (Mustika Ratu belum tahu kalau Chandra Sugiono sudah resign dari Martina Berto), maka akhirnya pada 4 September 2000 Mustika Ratu melaporkan Martina Berto ke Mabes Polri.[4]

PT Mustika Ratu kemudian mempidanakan Chandra Sugiono. Oleh Jaksa Penuntut Umum Suhardi, Chandra didakwa telah mendaftarkan nama domain Mustika-Ratu.com dengan itikad tidak baik. Nilai gugatannya sangat fantastis, dan menjadi rekor tersendiri dalam sengketa penamaan domain di Indonesia, yakni Rp 100.000.013.500,- (seratus miliar tiga belas ribu lima ratus rupiah)![5]

Secara liberal, apa yang dilakukan Chandra Sugiono tidak menyalahi aturan dan prinsip dasar pendaftaran nama domain. Siapa cepat, maka dia dapat mendaftarkan nama-nama domain apapun meski ia tidak memiliki relevansi dengan merek bisnis yang terkandung dalam nama domain tersebut. Namun, secara konservatif, hal tersebut tidak etis dan tetap apapun alasannya merupakan tindakan yang dimungkinkan akan menghancurkan merek dagang orang lain.

Kasus sengketa nama domain Mustika-Ratu.com diatas merupakan bukti pentingnya nama domain bagi bisnis. Sebagaimana yang sudah disebutkan diatas, nama domain tak hanya sekedar menonjolkan keberadaan bisnis di dunia maya atau sebagai alat penjualan semata. Lebih dari itu, ia juga representasi dari merek dan alat penting untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Punya opini lain tentang pentingnya domain bagi bisnis? Tinggalkan komentar ya, atau bisa ikut blog competition dari Rumah Web seperti yang ada di banner bawah ini.


Catatan kaki:

[1] Shelly & Vermaat. Menjelajah Dunia Komputer-Hidup Dalam Era Digital, Salemba Infotek, Jakarta, 2012, hal.79.

[2] Ibid

[3] Pasal 23 ayat 1 UU ITE

[4] Pada tanggal 28 September 2000, nama domain Mustika-Ratu.com resmi dicabut dari Network Sollutions (www.netsol.com) selaku registrar (tempat pendaftaran domain). Kemudian pada tanggal 5 Oktober 2000 nama domain tersebut diambil alih oleh Mustika Ratu, namun hingga kini tidak pernah dihidupkan.

[5] http://kambing.ui.ac.id/bebas/v17/com/ictwatch/paper/paper015.htm