Belajar Menjalin Kemitraan Bisnis Dari Walt Disney Bersaudara

Setiap mendengar nama Mickey Mouse, Cinderella hingga Disneyland, satu nama yang diingat orang adalah Walt Disney. Pemain sandiwara yang ramah, pendiri kerajaan bisnis hiburan The Walt Disney Company, ikon hiburan Amerika.

Namun, sedikit sekali yang pernah mendengar nama Roy, kakak laki-laki Walt Disney. Sayang sekali banyak orang tidak tahu tentang dia karena justru Roy adalah kunci kesuksesan Disney. Kemungkinan tanpa Roy, prestasi Disney yang seperti sekarang tidak akan pernah terjadi.

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa Walt Disney Company didirikan oleh dua bersaudara: Walt dan Roy Disney. Selain bersaudara, mereka adalah sahabat karib sempurna yang kerjasama keduanya saling melengkapi:

belajar menjalin kemitraan bisnis dari walt disney bersaudara,menjalin kemitraan bisnis,walt disney bersaudara,kisah walt disney,mitra bisnis,kemitraan bisnis
Roy dan Walt Disney (sumber gambar: mouseplanet.com)

Walt sosok yang imajinatif, kreatif, dan menyukai sorotan panggung. Walt adalah “showman”. Sedangkan Roy adalah sosok pekerja operasional yang keras kepala dan lebih suka bekerja di latar belakang. Walt adalah pemimpi, dan Roy adalah praktisi. Jika Walt pemain panggung, maka Roy adalah sutradaranya.

Walt Disney sendiri pernah berkata: “Saudaraku Roy mengelola perusahaan ini. Aku hanya ‘mengencinginya’ (mengerjakan yang remeh).”

Dalam kesempatan lain, Roy berkata, ” Walt punya ide (untuk Walt Disney World). Tugas saya selama ini adalah membantu Walt melakukan hal-hal yang ingin ia lakukan. Dia yang bermimpi. Saya yang membangun. ”

Perusahaan mereka bertahan dan berkembang karena kedua bersaudara ini mengoptimalkan bakat dan kekuatan pada diri masing-masing. Walt dapat memimpikan berbagai karakter dan film-film fantastis, serta taman hiburan yang rumit. Sedangkan Roy memiliki ketajaman bisnis dan perhitungan keuangan untuk mewujudkan mimpi-mimpi ini. Walt adalah seorang seniman. Roy adalah seorang pria yang isi kepalanya hanya angka-angka.

Ketika Walt kehabisan uang saat membuat Putri Salju dan 7 Kurcari, Roy yang mencari jalan keluar.

Kisah Roy Menyelamatkan Walt Disney dari Kebangkrutan

Pada tahun 1934, Walt menyatakan sudah saatnya untuk bergerak maju dan membuat film panjang fitur animasi yang dimulai dengan cerita Snow White and Seven Dwarfs. Roy terkejut dengan keputusan Walt. Pengembalian fiskal dari film-film sebelumnya berjalan lambat. Keuntungan menurun. Menurut estimasi Walt, butuh dana setidaknya $ 50.000 untuk membuat film ini. Lilly (istri Walt) dan Roy keduanya terkejut dengan keputusan Walt. Tapi Walt keras kepala dan keputusannya tidak dapat diubah.

Roy lalu menemui Joe Rosenberg untuk mendapatkan pinjaman. Tapi Joe tidak mau membeli kucing dalam karung. Joe ingin melihat dulu seperti apa contoh animasi dari Walt yang hendak dibuat versi lebih lama.

“Kamu harus menunjukkan kepada Joe apa yang telah kamu lakukan dan kamu miliki sekarang,” kata Roy memberi tahu Walt.

“Aku tidak bisa melakukannya,” jawab Walt, “Saat ini yang kumiliki hanyalah sepotong-sepotong. Kamu tahu aku tidak pernah suka memperlihatkan foto kepada siapa pun ketika semuanya terpotong. Itu terlalu berbahaya!”

“Kamu harus,” kata Roy. “Satu-satunya cara kita akan mendapatkan lebih banyak uang adalah menunjukkan kepada mereka untuk apa mereka meminjamkan uang.”

Walt kemudian menemui Rosenberg. Di ruang proyeksi, mereka berdua melihat potongan film ini diputar, dengan sedikit warna, dan rentang panjang dari gambar sketsa. Setelah presentasi, Walt mengikuti Rosenberg ke mobilnya.

“Terima kasih, Selamat tinggal,” kata Rosenberg kepada Walt. “Hal itu akan menghasilkan banyak uang!”

Pendanaan pun terjamin, dan produksi film Snow White akhirnya dapat terus berlanjut.

Begitu pula ketika Walt memimpikan Disneyworld, Roy berusaha membuatnya terealisasi dan membangunnya tanpa menimbulkan hutang.

“Kunci Perusahaan Walt Disney adalah kemitraan antara Walt dan Roy. Walt tahu dia tidak bisa melakukan apa yang bisa dilakukan Roy, dan Roy tahu dia tidak bisa melakukan apa yang bisa dilakukan Walt. Jadi mereka tunduk pada bidang keahlian masing-masing dan bekerja bersama, pada akhirnya untuk kepentingan ide dan kepentingan audiens mereka. ” – Phil Vischer.

Pentingnya Menjalin Kemitraan Bisnis

Saat ini, di seluruh dunia, ada jutaan orang yang mencoba menghidupkan ide-ide baru. Tapi mereka melakukannya sendirian.

Kreatifitas seringkali terisolasi. Kita cenderung menyukai isolasi ini karena itu memungkinkan kita untuk fokus pada ide kreatif yang kita miliki. Tetapi pada akhirnya, kreativitas itu menjadi sulit untuk muncul setiap hari. Ketika tidak ada orang yang mendukung dan tidak ada yang mau ikut memikul tanggung jawab, kita menjadi lebih mudah menyerah.

Mengapa kita harus menemukan mitra bisnis?

Beberapa orang paling sukses dalam dunia bisnis khususnya bisnis desain dan media menjalin kemitraan bisnis:

  • Larry Page dan Sergey mendirikan Google.
  • Hiten Shah dan Neil Patel memulai Crazy Egg mereka bersama.
  • Steve Jobs dan Wozniak bermitra di Apple.

“Membangun bisnis itu sulit, jangan membuatnya lebih sulit dari yang seharusnya!” – Jason Cohen

Tanpa Roy, Walt tidak akan pernah berhasil dengan Perusahaan Disney. Walt akan sulit untuk melepaskan mimpi-mimpinya dari landasan dan menerbangkannya sendirian.

Memang, memulai kemitraan, apalagi dengan yang tidak memiliki ikatan keluarga bisa menghadirkan beberapa risiko. Tapi bukankah lebih baik mencari pasangan, dan memberi kesempatan pada apa yang hendak kita rintis, daripada membiarkannya mati?

belajar menjalin kemitraan bisnis dari walt disney bersaudara,menjalin kemitraan bisnis,walt disney bersaudara,kisah walt disney,mitra bisnis,kemitraan bisnis

Hanya orang berani yang bisa memenangkan persaingan. Dan bisnis butuh keberanian untuk mengambil risiko. Ambil risiko untuk menjalin kemitraan bisnis dengan orang lain daripada membiarkan ide-ide bisnis kita hanya mengendap di dasar lumpur, atau cuma sebentar naik ke permukaan untuk kemudian tenggelam lagi.

Manfaat dan Keuntungan dari Menjalin Kemitraan Bisnis

Dengan menjalin kemitraan bisnis, kita bisa mendapatkan beberapa manfaat dan keuntungan:

1. Kita memiliki seseorang yang dapat berempati ketika kita merasa kecil hati.

Pekerjaan bisa dibagi 50/50. Daripada harus melakukan semuanya sendiri, kita bisa melakukan apa yang kita kuasai, dan partner kerja kita bisa fokus pada apa yang bisa dia lakukan yang terbaik.

Bermitra dengan orang lain juga memberi kita kesempatan untuk memiliki dua kali jaringan! Ingat, begitu banyak keberhasilan dalam bisnis bergantung pada “siapa yang Anda kenal.”

2. Kita bisa membuat keputusan yang lebih baik.

Mungkin kita cenderung suka mengambil keputusan dengan cepat, sementara mitra kerja lebih suka berhati-hati dan memikirkannya lebih dulu. Kunci dari keberhasilan kerjasama adalah membicarakan apa yang hendak diputuskan itu bersama-sama.

Jika kita sulit untuk menemukan mitra dari luar, mulailah mencari dari lingkungan terdekat sendiri. Kita bisa mengajak pasangan atau saudara untuk mengembangkan bisnis keluarga. Kita juga bisa mengajak teman atau sahabat yang punya keahlian khusus untuk diajak bekerja sama.

Dengan fokus pada kekuatan yang kita miliki dan menggabungkannya dengan kekuatan orang lain, apa yang sudah kita mulai bisa terus berlanjut. Mimpi yang hendak kita raih bisa lebih mudah tercapai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *