Instagram Sembunyikan Jumlah Like

Seperti apa rasanya menjelajahi umpan Instagram tanpa bisa melihat jumlah “Like” di setiap postingan gambar? Hambar mungkin.

Dan tak lama lagi, semua pengguna Instagram akan merasakan kebijakan terbaru yang memicu kontroversi ini.

Alasan Instagram sembunyikan jumlah Like

Pada pertengahan bulan Juli kemarin, Instagram mengumumkan akan memperluas jangkauan ujicoba kebijakan terbaru mereka, yakni menyembunyikan jumlah “Like” yang didapat pengguna dari postingannya.

Tes “Hidden Like” ini sebenarnya sudah dilakukan sejak awal Mei lalu dengan pengguna dari Kanada sebagai kelinci percobaan. Meski belum terungkap bagaimana respon penggunanya, mulai akhir bulan Juli ini Instagram sembunyikan jumlah Like ke beberapa negara lain, , termasuk Irlandia, Italia, Jepang, Brasil, Australia dan Selandia Baru.

Melalui akun twitternya, Instagram mengungkapkan alasan dibalik tes ini:

“Kami ingin teman-teman Anda fokus pada foto dan video yang Anda bagikan, bukan berapa banyak suka yang mereka peroleh.”

Instagram bukan kontes popularitas

Pernyataan tersebut menyiratkan pesan yang mendalam: Instagram, meskipun sulit untuk digeneralisasi, sekarang lebih merupakan kontes popularitas yang tidak pernah berakhir daripada cara untuk terhubung dengan orang yang benar-benar kita kenal (atau selebritis yang Anda minati).

instagram,instagram sembunyikan jumlah like,instagram hidden like,jumlah like instagram,alasan instagram sembunyikan jumlah like,pengguna instagram
ilustrasi (sumber: unslash.com/@alicekat)

Dengan menyembunyikan jumlah like, Instagram berharap pengguna fokus pada keterlibatan dan hubungan yang lebih intenst, alih-alih membandingkan jumlah Like yang ia peroleh dengan pengguna lainnya.

Bagi beberapa pengguna, tidak mendapatkan jumlah like yang cukup dapat mempengaruhi harga diri mereka. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan Royal Society for Public Health di Inggris, Instagram adalah aplikasi jejaring sosial yang paling merusak kesehatan mental kaum muda. Wajar, karena dari sekitar 1 milyar pengguna Instagram, menurut Statista 70% diantaranya adalah remaja atau dewasa berusia kurang dari 35 tahun.

Visibilitas Like ini tidak akan muncul di halaman umpan utama, profil, atau tautan permanen. Meskipun tidak bisa melihat jumlah like yang didapatkan pengguna lain, setiap pemilik akun masih bisa melihat jumlah like yang mereka peroleh sendiri.

Dampak akibat jumlah Like yang tidak bisa dilihat pengguna Instagram

Perubahan kontroversial ini tentu akan memukul para influencer atau selebgram.Bagi influencer populer dengan jutaan penggemar setia, jumlah Like dan metrik yang serupa langsung terkait dengan pendapatan mereka.

Seringkali para influencer ini menggantungkan nilai kontrak endorsemen atau iklan dari ukuran jumlah Like atau follower – semakin tinggi metriknya, semakin besar gajinya. Sehingga bisa dibilang jumlah Like yang mereka dapatkan dari pengguna adalah bentuk pembayaran tidak langsung.

Perubahan ini juga akan menghilangkan salah satu model kontes atau giveaway. Bagi pemilik akun bisnis, mengadakan kontes atau giveaway di Instagram adalah cara pemasaran yang efektif untuk memperkuat brand mereka.

Salah satu unsur penilaian kontes yang sering digunakan akun bisnis adalah dengan melihat perolehan jumlah Like dari setiap peserta. Karena hanya pemilik akun yang bisa melihatnya, tentu saja penyelenggara kontes yang notabene pihak luar akan kesulitan untuk menentukan pemenang kontes. Kecuali setiap peserta harus menyertakan tangkapan layar diakhir periode kontes, dan ini bisa sangat subyektif dan rentan dimanipulasi.

Selain menyembunyikan jumlah Like, Instagram sebelumnya juga menambahkan mode “Restrict” (Batasi) yang ditujukan untuk memerangi para pengganggu. Ketika pemilik akun membatasi pengguna lain, komentar pada postingannya dari orang yang dibatasi itu hanya dapat dilihat oleh mereka, dan bukan pengguna lain. Pengguna yang dibatasi juga tidak akan dapat melihat apakah orang yang membatasi itu aktif di Instagram atau apakah mereka telah membaca pesan langsung mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *