5 Tanda Kamu Menyia-nyiakan Hidup Selama Pandemi

Ada saja guyonan anak-anak muda ketika hampir seluruh dunia menghadapi pandemi Covid-19. Di antara jutaan meme tentang pandemi corona, terselip beberapa kutipan seperti ini:

“Nah, sudah tahu kan gak mudah jadi orang malas?”

“Saat seperti ini, kaum rebahan jadi pahlawan”.

Generasi Muda Dianggap Banyak Menghambur-hamburkan Waktu

Kutipan tersebut tentu saja untuk menyindir balik mereka yang sering meremehkan anak-anak muda jaman sekarang. Dikatakan kaum rebahan lah, pemalas lah, gak kreatif lah, dan sebutan berkonotasi negatif lainnya.

Padahal kan memang benar, iya kan?

Anak muda yang digital native memang kerap diidentikkan dengan generasi yang suka pesta, makanan junk food, lebih memilih traveling daripada membaca atau menabung. Praktis, berbagai aktivitas mereka dianggap generasi yang lebih tua hanya menghambur-hamburkan waktu hidup saja.

Sebenarnya, masalah menyia-nyiakan hidup ini tak hanya menjangkiti anak-anak muda. Banyak juga generasi  lebih tua yang menghabiskan waktu begitu saja daripada memanfaatkan waktu singkat yang mereka miliki.

5 Tanda Kamu Menyia-nyiakan Hidup

Tanpa perlu menebak, secara kasat mata seseorang terlihat menyia-nyiakan hidupnya bisa diketahui dari 5 tanda berikut ini:

1. Kamu Tidak Cepat Bangun Dari Tempat Tidur

Jika kamu menghabiskan setengah jam hingga satu jam menggeser-geser layar smartphone sesaat setelah mata terbangun, itu tandanya kamu tidak memanfaatkan hidupmu sebaik-baiknya.

Orang-orang yang memiliki tujuan dalam hidup mereka tidak menghabiskan waktu bersantai degnan ponsel pintar mereka di tempat tidur. Bagi seseorang yang hidup dengan penuh tujuan, bangun setiap pagi adalah sambutan yang menyegarkan untuk hari lain yang penuh kerja keras namun bermakna.

2. Kamu Menghabiskan Waktu Lebih Dari Dua Jam Sehari Untuk Kegiatan Tanpa Tujuan.

Setiap aktivitas tentu memiliki tujuan, tergantung niatnya. Dalam kaidah Islam, “innamal a’malu bi niyah”, amal/perbuatan seseorang tergantung niatnya.

Seperti yang dilakukan anak saya, banyak waktu yang ia habiskan untuk menonton K-Pop atau drama Korea. Kalau ditanya, dengan entengnya ia menjawab, “Sekalian belajar bahasa Korea, Pak.”

Menonton film, bermain gim, atau menghabiskan waktu di media sosial pada dasarnya adalah suatu aktivitas tanpa tujuan. Tapi mengapa banyak orang melakukannya?

jangan menyia-nyiakan hidup,5 tanda kamu menyia-nyiakan hidup,tanda menyia-nyiakan hidup,hidup yang sia-sia

Alasan utamanya tentu saja karena ini hiburan, untuk menyenangkan banyak orang. Dalam dosis kecil, aktivitas-aktivitas “menghibur diri” ini dapat menjadi bagian penting dari proses “dekompresi”, mengurangi tekanan hidup. Tapi jika dilakukan secara berlebihan, apalagi tidak ada tujuan apapun selain untuk bersenang-senang, mereka menjadi aktivitas yang menyia-nyiakan hidup kita.

Orang dengan tujuan hidup tidak menghabiskan waktu terlalu lama melakukan hal-hal seperti ini karena mereka sadar bahwa setiap waktu yang dihisap oleh kegiatan tanpa tujuan ini tidak akan pernah kembali. Malah, pikiran membuang waktu sebanyak itu bisa membuat mereka mual. Orang dengan tujuan hidup yang pasti tidak akan membuang waktu mereka dengan cara ini bahkan seandainya mereka bisa.

3. Kamu Merasa Tidak Siap Untuk Tidur di Penghujung Hari

Setiap orang yang hari-harinya dipenuhi dengan kegiatan yang memiliki tujuan bermakna selalu merasa lelah pada akhir hari. Baik itu pekerjaan mental atau pekerjaan fisik, aktivitas yang memiliki tujuan dapat menghabiskan seluruh energi dan membuat mereka siap untuk istirahat tidur setiap hari.

Jadi, ketika kamu tidak memanfaatkan hidupmu sebaik-baiknya, kamu merasa tidak lelah di penghujung hari. Dengan kata lain secara harfiah, kamu tidak memanfaatkan energimu sebaik-baiknya.

Itu sebabnya orang yang tanpa tujuan hidup bisa begadang sampai dini hari tanpa ada kegiatan yang berarti. Apakah kamu termasuk salah satunya? Silahkan nilai sendiri.

4. Kamu Menghabiskan Lebih Banyak Waktu Untuk Merencanakan Daripada Melakukan

Jika kamu menghabiskan lebih banyak waktu melamun, merencanakan, atau memikirkan masa depan daripada bekerja untuk mewujudkan masa depanmu itu, itu artinya kamu tidak memanfaatkan hidupmu sebaik-baiknya.

Orang yang membuat sesuatu dari diri mereka sendiri tidak duduk-duduk melamun tentang bagaimana masa depan mereka. Orang yang kreatif memilih tujuan untuk masa depan dan kemudian bekerja keras agar tujuan hidup mereka bisa tercapai. Seseorang yang menghabiskan seluruh waktunya dengan melamun saja bukanlah orang kreatif yang mau menghabiskan seluruh waktunya untuk melakukan aktivitas bermakna yang selaras dengan tujuan hidupnya.

5. Kamu Terlalu Mengkhawatirkan Apa yang Orang Lain Pikirkan Tentang Dirimu

Orang-orang yang berprestasi tinggi terlalu sibuk menyelesaikan sesuatu daripada mengkhawatirkan apa yang orang lain pikirkan tentang mereka. Jika kamu secara rutin khawatir tentang apa yang dipikirkan teman, keluarga, mantan, atau budaya pop kamu sukai, itu tandanya kamu membiarkan hidupmu berlalu begitu saja.

Alih-alih melakukan apa yang  kamu anggap akan disukai atau disetujui orang lain, temukan tujuan hidupmu sendiri yang akan membimbingmu untuk menjadi jujur ​​bahkan ketika dunia berbalik melawan dirimu. Jangan takut jika kamu dibilang aneh.

Nah, itu 5 tanda kamu menyia-nyiakan hidup yang bisa terlihat secara kasat mata. Hidup itu berharga, dan kita hanya punya satu kesempatan. Jangan menyia-nyiakan hidup dengan akivitas-aktivitas yang tidak memiliki manfaat, baik itu untuk diri kita maupun untuk orang lain.

One Comment

  1. Pingback: Cara Mengubah Hobi Menjadi Bisnis | Penulis Konten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *