5 Kunci Sukses Sistem Pendidikan Finlandia

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berencana untuk menghapus Ujian Nasional (UN) mulai 2021. Desakan untuk menghapus Ujian Nasional tak lepas dari anggapan sebagian masyarakat bahwa Ujian Nasional menjadi beban berat para siswa. Di luar itu, Ujian Nasional juga dianggap representasi dari sistem pendidikan tradisional yang masih bersifat skolastik, hanya mengandalkan kemampuan kognitif sederhana di tingkat paling rendah, seperti mengenal, membandingkan, melatih, dan menghapal.

Lantas, apakah dengan rencana dihapuskannya Ujian Nasional akan membuat pendidikan di negara kita menjadi lebih baik? Apakah tanpa Ujian Nasional peserta didik di tingkat dasar dan menengah akan menjadi lebih kreatif?

Jawabannya tergantung dari kontribusi pendidiknya, yakni para guru. Ada atau tidak adanya ujian (sekolah atau berstandar nasional), mutu pendidikan sekolah dan kreativitas para siswa tergantung dari kualitas dan kompetensi guru itu sendiri.

Mencontoh Reformasi Pendidikan Finlandia

Dalam hal pendidikan, banyak pihak yang ingin kita bisa mencontoh sistem pendidikan Finlandia. Begitu pula dengan rencana penghapusan Ujian Nasional, mereka yang setuju selalu merujuk pada sekolah-sekolah di Finlandia yang tidak menyelenggarakan ujian mata pelajaran apapun.

Benarkah demikian?

Memang benar. Tapi sistem pendidikan di Finlandia bisa begitu bagus karena didukung dengan kualitas tenaga pendidik yang bagus pula.

sistem pendidikan finlandia,pendidikan di finlandia
Beby Haryanti Dewi dalam Indonesia Jungkir Balik

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa reformasi pendidikan di Finlandia dimulai sejak tahun 1970-an dan hasilnya baru bisa terlihat pada 2001 ketika OEDC (Organization for Economic Cooperation dan Development) memublikasikan hasil studi internasional pertamanya tentang tes PISA Programme for International Student Assessment). Di luar dugaan, Finlandia mengungguli 31 negara OECD lainnya.  Bisa kita lihat berapa lama waktu yang dibutuhkan pemerintah Finlandia untuk bisa mereformasi sistem pendidikan mereka.

5 Kunci Sukses Sistem Pendidikan Finlandia

Dalam pengantarnya di buku Teach Like Finland (Walker, 2017), Pasi Sahlberg mengungkapkan ada 5 kunci sukses mengapa sistem pendidikan Finlandia dianggap sebagai yang terbaik di dunia.

1. Semangat Inklusivitas

Kurikulum di sekolah Finlandia memberi porsi yang sama rata untuk semua mata pelajaran. Dengan demikian para siswa punya kesempatan untuk mengolah berbagai aspek kepribadian dan bakat mereka.

Mayoritas siswa di Finlandia belajar dalam kelas yang secara sosial bercampur tanpa melihat atau memisahkan kemampuan atau status sosial ekonomi. Semangat inklusivitas ini akhirnya membentuk pola pikir bagi guru dan orangtua siswa bahwa setiap orang dapat belajar apapun yang diinginkan selama ada dukungan yang layak dan cukup. Sebagai hasilnya, fokus terhadap kesejahteraan, kesehatan dan kebahagiaan siswa menjadi tujuan utama setiap sekolah di seluruh penjuru Finlandia.

2. Pendidikan yang Baik Berasal Dari Guru yang Berkualitas

Otoritas pendidikan Finlandia menyadari bahwa keberhasilan dalam mengajar di kelas yang heterogen mensyaratkan guru-guru yang terlatih dengan lebih baik dari sebelumnya. Sebagai konsekuensi, pemerintah Finlandia mengubah haluan pendidikan keguruan dari perguruan tinggi ke universitas berbasis penelitian.

Sebagai bagian dari reformasi pendidikan di Finlandia, para guru harus lulus dari program magister berbasis penelitian yang sama dengan profesi lain di Finlandia. Para guru lulusan baru harus mempelajari psikologi anak, pedagogi, pendidikan khusus, mata pelajaran didaktik, dan kurikulum yang lebih banyak daripada rekan mereka di perguruan tinggi. Semua tuntutan ini tak lain merupakan bekal tanggung jawab profesi mereka yang lebih luas.

3. Pendanaan yang Lebih Banyak dengan Membentuk Tim Kesejahteraan Siswa

Sebagaimana tujuan utama dari sekolah di Finlandia yang fokus pada kesejahteraan siswa, maka di setiap sekolah dibentuk Tim Kesejahteraan Siswa yang beranggotakan para ahli, guru dan pemimpin terkait. Konsekuensi logis dari mekanisme pendidikan ini menuntut adanya pendanaan yang lebih banyak. Tapi itu memang layak karena pada akhirnya bisa menciptakan dasar kesetaraan pendidikan yang kuat dan luas di seluruh Finlandia.

4. Kepala Sekolah Harus Ikut Mengajar

Otoritas pendidikan Finlandia mewajibkan pemimpin di sekolah (kepala sekolah) untuk ikut mengajar. Mereka sadar bahwa kepemimpinan pendidikan yang baik harus berada di tangan pendidik yang berkualitas dan berpengalaman luas. Menurut pendapat Sahlberg, (Sahlberg, 2015), para pemimpin adalah guru dan para guru adalah pemimpin (pedagogis).

5. Lebih Banyak Ekstra Kurikuler

Sistem pendidikan Finlandia memberi ruang lebih banyak untuk kegiatan ekstra kurikuler. Mereka menjalin kerjasama dengan berbagai jaringan kegiatan di luar sekolah (organisasi, perkumpulan, komunitas) untuk bisa menampung minat dan bakat siswa di luar aktivitas pembelajaran sekolah.

Melihat 5 kunci sukses sistem pendidikan Finlandia tersebut, adakah yang bisa diterapkan di Indonesia? Sahlberg sendiri mengatakan, sistem pendidikan itu seperti tanaman atau pohon yang tumbuh baik hanya di tanah dan iklimnya sendiri. Dengan kata lain, mustahil untuk bisa memindahkan sistem pendidikan Finlandia ke negara kita.

Lebih Baik Memperbaiki Kualitas Guru Daripada Menghapus Ujian Nasional

Namun, bukan berarti kita tidak bisa mengambil pelajaran, atau paling tidak menerapkan satu dua diantara 5 kunci sukses di atas. Seperti yang sudah saya utarakan sebelumnya, satu poin kunci sukses yang bisa kita ambil adalah kualitas tenaga pendidik.

Jadi Mas Nadiem, sebelum Anda menghapus Ujian Nasional, atau mereformasi total sistem pendidikan Indonesia, alangkah baiknya apabila Anda fokus pada pengembangan guru. Baik kesejahteraan mereka, maupun kualitas dan kompetensi yang disyaratkan. Apa yang Anda cita-citakan saat ditunjuk menjadi Mendikbud akan menjadi percuma jika para guru, yang merupakan inti dari sistem pendidikan, tidak Anda perhatikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *