3 Alasan Kamu Harus Bangga Jadi Introvert

Jangan bosan ya kalau aku sering menulis tentang sifat introvert. Karena bagiku menjadi introvert itu bukan hal yang buruk. Sebaliknya, aku bangga dengan sifat introvertku.

Banyak orang menganggap introvert itu sifat yang buruk dan negatif karena mereka sudah termakan mitos dan propaganda psikologis. Sekian lamanya para psikolog dan teoritikus kepribadian secara historis mempropagandakan negatif sifat ketertutupan atau kesendirian dan menghubungkannya dengan ujung spektrum yang paling ekstrim dan negatif dari atribut kepribadian manusia.

Sedangkan keterbukaan selalu dihubungkan dengan atribut kepribadian yang paling positif, seperti sosiabilitas atau kemampuan bersosialisasi. Mereka menghubungkan ini sesuai dengan kodrat manusia sebagai makhluk sosial, yang membutuhkan interaksi satu sama lain sehingga sifat terbuka lebih dihargai dan dinilai positif daripada sifat tertutup.

Faktanya, introvert sama baiknya dengan ekstrovert. Setiap jenis kepribadian ini memiliki kemampuan untuk berkembang di lingkungan optimal masing-masing. Baik introvert maupun ekstrovert punya kelebihan masing-masing yang, jika dimanfaatkan secara optimal dapat menjadi peretas kesuksesan.

3 Alasan Kamu Harus Bangga Jadi Introvert

Dari sekian banyak sifat yang dimiliki introvert, ada 3 sifat utama yang bisa membuatmu bangga menjadi introvert. Ketiga sifat ini dimiliki orang-orang introvert yang sudah mampu memberi hadiah terindah bagi dunia.

1. Introvert Punya Lebih Banyak Imajinasi dan Pikiran Kreatif

“Kesendirian dan kesunyian hidup yang tenang menstimulasi pikiran kreatif.” – Albert Einstein

Introvert memiliki dunia batin yang hidup dan terus menggunakan imajinasi mereka. Menulis itu kreativitas. Untuk memiliki keajaiban kreativitas terlebih dahulu kita harus memasuki dunia imajinasi.

Kreativitas dan imajinasi saling terkait erat. Imajinasi adalah memikirkan sesuatu yang tidak ada, sementara kreativitas adalah melakukan sesuatu yang bermakna dan selaras dengan imajinasi tersebut.

Tak ada profesi lain yang lebih identik dengan introvert selain seniman atau penulis. Banyak dari penulis, artis, dan seniman kita yang paling berbakat merupakan introvert. Steve Martin, Meryl Streep, Shonda Rhimes, J.K. Rowling, dan Steven Spielberg hanyalah sedikit contoh orang introvert terkenal yang sudah menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih berwarna melalui bakat artistik mereka.

bangga menjadi introvert,menjadi introvert yang menyenangkan,menjadi introvert yang sukses,menjadi introvert yang bahagia
Introvert adalah penulis yang baik

2. Kemampuan Introvert untuk Berpikir di Luar Kotak

“Orisinalitas tumbuh subur dalam pengasingan bebas dari pengaruh luar yang memukuli kita untuk melumpuhkan pikiran kreatif. Sendiri — itulah rahasia penemuan: sendirian, saat itulah ide lahir.” – Nikola Tesla

Banyak introvert tidak memiliki keinginan untuk menyesuaikan diri dengan aturan masyarakat. Mereka lebih memilih untuk membuat aturan sendiri. Karena introvert tidak sesuai dengan pengaruh dari luar, mereka lebih cenderung berinovasi dan mencoba hal-hal baru.

Pikiran seorang introvert adalah lahan subur untuk pengembangan ide-ide inovatif. Mark Zuckerberg, Steve Wozniak, dan Bill Gates adalah contoh kasusnya. Jadi tanpa introvert, kita tidak akan memiliki Microsoft, Facebook, atau (setengah dari) Apple.

3. Kemampuan Introvert untuk Mengubah Dunia Dalam Kesunyian

“Dengan cara yang lembut, Anda dapat mengguncang dunia.” – Mahatma Gandhi

Sifat tertutup yang dimiliki introvert membuat mereka sering diremehkan. Introvert dianggap tidak dapat berbuat banyak untuk membawa perubahan. Karena, bagaimana mungkin mengubah dunia lewat kesendirian?

Justru, di situ kesalahan terbesar masyarakat awam dalam memandang introvert. Seperti kata pepatah “diam-diam menghanyutkan”, dalam kesendiriannya introvert bisa mengguncang dunia.

Introvert tidak mengubah dunia dengan konfrontasi langsung. Sebaliknya, melalui kekuatan pengamatan yang luar biasa dan observasi yang tajam, introvert dapat mengubah dunia lewat pemikiran-pemikiran yang dapat mempengaruhi masyarakat luas untuk untuk menantang dan akhirnya mengubah ketidakadilan yang mereka saksikan.

 Abraham Lincoln dan Mahatma Gandhi adalah bukti nyata sifat tenang introvert tidak boleh diremehkan begitu saja.

Jadi buat kamu yang introvert, jangan malu dan selalu merasa sendiri. Di luar sana, ada begitu banyak introvert yang dapat meretas kesuksesan mereka, lewat cara mereka sendiri.

Dalam kesendirian dan kesunyian hidup introvert, tersembunyi kekuatan yang menakjubkan. Jika kamu bisa memanfaatkannya secara optimal, percayalah kamu juga dapat memberi hadiah terindah bagi dunia kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *